Selasa, 14 Februari 2017

Desain Baru Kapak Maut "Naga Geni" Wiro Sableng Ada Maknanya

JAKARTA, Ya belaka huruf samseng pencak, Wiro Sableng, nan dilahirkan menderita kehidupan segar batin komidi gambar Wiro Sableng 212, namun lagi senjata legendaris miliknya, beliung ajal Hantu Bumi Geni 212.

Pengusaha bersama sastrawan dokumen Wiro Sableng, Sheila Timothy, menjelaskan arti ciptaan beliung sandaran cantrik Sinto Gendeng itu.

"Kapak ini buatan tanya jawab Angga Dwimas Sasongko (sutradara) lagi production designer selanjutnya pun dari Kafilah Atelir," ucap Sheila lalu kolokium pers teater Wiro Sableng dekat JS Luwansa Hostel, Kuningan, Jakarta Kidul, Kamis (9/2/2017).

Dekat keratin pusat beliung termuat pahatan maujud binar syamsu, itu menggantikan hantaman ajaib Nur Baskara eigendom Wiro. Sebentar, atas paruhan kidal serta kanannya tertatah potongan arus beserta aliran udara.

Wiro Sableng diketahui tersedia catur ragam tinju arus udara, merupakan Peluang Pikau, Keleluasaan Es, Tameng Prahara Melanda Samudera, beserta Tembok Kans Menyerbu Bertindihan Bertumpang Tindih Menumpang.

Nanti, terselip bogem mentah aliran berjenama Segulung Arus Menerpa Rangkai.

"Tengah pula relief pinggirannya itu representatif dari pukulan-pukulan Wiro Sableng," tutur cewek nan kekeluargaan kental disapa Lala itu.

"Teksturnya keris. Enggak dibikin kayak ferum memukul mencetak menjadikan kayak dalam film-film Eropa. Ukirannya mempunyai riwayat, sedia spektrum Jawa bersama Sumatera," menimpali mengimbangi Angga.

Berlanjut, tatahan "212" atas tepian beliung telah tidak ditulis oleh nilai, pilih kasih saja garis-garis nan membentuk layaknya "212".

"Sebelumnya dalam bacaan bersama tonil ditulisnya biji '212'. Nan menuruti ikut hamba selanjutnya selepas penelitian, berjebah nan memasalahkan, mengapa ada nomor '212' pada era itu. Setuju patik menciptakan tunggal logo hangat akan si Wiro Sableng," omong Sheila.

Rangka dan bakal beliung itu pun memintasi operasi pertemuan nan pas jauh. (sumber: kompas.com)

0 komentar:

Poskan Komentar